Dewidrupadi's Weblog

Lucu-lucuan aje….

Otak butek

Sumpah, akhir-akhir ini aku merasa capeeekkk… banget dengan kerjaan di kantor. Pengen cuti sih, tapi ninggalin kerjaan numpuk gini nggak enak juga. Bakal termimpi-mimpi ntar dirumah.

 

Duh… mau ngapain ya? Kerja mulu suntuk, tau! Tapi pengen buka blog aja susaaaahhhh…banget.

Pengennya tiap hari bisa update blog, bisa keliling dunia maya nan indah ini.

Tapi…. Waktunya nggak pernah cukup.

Nyampe dirumah pernah kepikir untuk nyalain computer, tapi baru tekan tombol switch on, aku juga langsung “on” alias ngantuk.

Gimana coba…?? ;(

 

Hidup ini kok makin hari makin getir aja, liat aja tuh beberapa teman aku udah kehilangan kerjaannya karena Bang Kris (bangkrut karena krisis) datang.

Aku yang kepengan dipecat malah nggak dipecat-pecat.

Apa karena perusahaan tempat aku memeras otak ini masih mampu berdiri walaupun digoyang Bang Kris? Atau karena aku karyawan teladan hingga si boss mikir 100x mau mecat aku? (ngayal*com)

 

Doh….., aku kok ngarep banget dipecat, trus dapat pesangon yang cukup untuk hidup lima turunan (nggak usah tujuh deh, kalo nggak mampu, tapi mungkin nggak yah…?  )

Ya, udah kalaupun pesangonnya nggak sebanyak itu, cukup untuk buka usaha kecil-kecilan pun jadilah….

 

Tapi mau usaha apa? Secara warung kecil aja sekarang pada sepi. Orang-orang pada malas belanja karena harga-harga nggak turun-turun walopun BBM udah 3 kali turun dari kemarin-kemarin. Tapi harga lontong sayur malah naik serebu tuh… Pas di komplain, ibu tukang lontong malah bilang, harga beras mahaaaaallll….

 

Jadi gimana donggg… Pecat aku dong bos…!

 

Mungkin aku atu-atunya orang didunia yang pengen dipecat ya? Situ penasarang nggak, kenapa aku pengen dipecat? Ayo dong, penasaran…..

 

Yah, aku dah bosan disini, udah ratusan tahun rasanya kerja disini. Atasanku aja udah silih berganti. Nah, tuh die tuh penyebab aku pengen dipecat. Atasanku yang baru ini, hobinya ngomooooooonggg… mulu. Padahal laki-laki loh! Biasanya laki-laki yang cihui tuh, sedikit bicara banyak bekerja. Itu tuh, lelaki pujaanku kayak gitu. Bukan laki-laki yang ember kayak gini. Kok ya hobinya 3 Ng; ngomong, ngomel dan ngedumel. Capek tau,dengernya. Every day lagi. Start dari jam 8 pagi ampe jam 5 sore. Begitu pantatnya duduk, langsung deh mulutnya bunyi, kayak ada semacam kontak terselubung antara pantat dengan mulut. Iyyy..!!

 

Itulah, makanya Coy….! Aku pengen berhenti, buka usaha ndiri. Bosan kale jadi anak buah orang mulu…. (idih, belagu!)

Please Bos, pecat aku dong.

Tapi ingat, pesangonnya kudu cukup untuk 5 turunan.

Oke, Bos..?! J

1 Komentar »

Bosku pergi lagi

Hari ini atasanku mengundurkan diri. Dia adalah orang ke 6 yang menjadi atasanku selama 8 tahun ini. Jadi rata-rata hanya 1,5 tahun saja orang-orang itu bertahan di perusahaan ini.

Sebenarnya ada apa sih? Kenapa mereka pada nggak nahan ya dimari? Sedih aku, baru cocok udah kabur lagi. Nyari lagi yang baru.

Teman-teman banyak yang nanya sih sama aku, kok bisa dan mau bertahan disini? Pernah nggak punya niat keluar dari sini? Atau apa aku digaji JUMBO? halah….

Nggak juga sih…. Kalau ngikutin kata hati, aku bosan banget disini mulu. Emangnya nggak sumpek 8 tahun bertahan ditempat yang sama sekali nggak indah ini? Ya, sumpeklah…masak ya sumpek dong…

Tahun-tahun pertama emang rada-rada menyebalkan. Pastilah… Soalnya belum tau medan-nya. Belum kenal orang-orangnya, belum paham seluk-beluk pekerjaannya. Kalau sekarang…alhamdulillah.

Sekarang, apa sih yang membuat aku bertahan? Itu selalu yang jadi pertanyaan kawan-kawan disini. Sebenarnya bukan maunya aku untuk terus disini, pernah beberapa kali ngelamar kerjaan ditempat lain. Tapi inilah tempat yang paling aman untukku sekarang. Dekat dari rumah, nggak under pressure. Soalnya aku ini cengeng, nggak bisa tertekan dikit, langsung muncrat….airmatanya. Dan yang paling penting, aku bisa dengan bebas melanglang dunia maya sesuka hatiku.

Trus, kalau senyaman itu, kenapa orang-orang pada milih kabur? Mungkin untuk bagian mereka sangat under pressure ‘kali. Soalnya atasanku selalu terlihat stres. Mungkin juga karena gaji mereka nggak mencukupi…(emang pernah gaji itu cukup?).

Ya, udahlah, meskipun sedih berpisah dengan mereka, aku ucapin semoga sukses slalu deh, buat para mantan bos-ku…

Tidak ada Komentar »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.